Minggu, 04 Januari 2009

Jilbab


Berjilbab... tidak semua orang mendapat hidayah untuk mengenakannya, masih banyak umat muslim yang belum mengenakannya untuk pakaian sehari - hari ..

apa sebenarnya kriteria orang berjilbab :

1. Meliputi Seluruh Badan Selain Yang Dikecualikan (wajah dan telapak tangan)
2. Bukan Berfungsi Sebagai Perhiasan
3. Kainnya Harus Tebal (Tidak Tipis)
4. Harus Longgar (Tidak Ketat) Sehingga Tidak Dapat Menggambarkan Sesuatu Dari Tubuhnya
5. Tidak Diberi Wewangian Atau Parfum
6. Tidak Menyerupai Pakaian Laki-Laki
7. Tidak Menyerupai Pakaian Wanita-Wanita Kafir
8. Bukan Pakaian Untuk Mencari Popularitas (Pakaian Kebesaran)

uraian lengkap : disini 

Selamat Tahun Baru Islam 1430 H


Ulun mengucapkan

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1430 H

semoga di tahun depan  kita diberikan limpahan rahmat dan hidayah oleh Allah SWT dan semakin menambah kemantapan keimanan kita, amin 

Doa Akhir Tahun : 

Minggu, 14 Desember 2008

Iman kepada Takdir


"Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi, yang menciptakan (semua mahluk) dan menyempurnakannya, yang memberi takdir kemudian mengarahkan(nya)" (QS Al-A'la [87]: 1-3).

sekilas jika kita membaca dan memahaminya, tentu ada peluang besar bagi kita untuk merubah takdir kita. 

bisakah itu ? 

Alhamdulillah kita di takdirkan lahir di dalam ajaran agama islam, bagaimana jika tidak ? 

apakah orang yang terlahir dikalangan orang - orang yang tidak percaya dengan adanya tuhan itu dapat dipersalahkan ? 

sedikit memahami takdir bisa kamu baca disini 

 

Jumat, 21 November 2008

5 Kiat Membersihkan Hati



1. Tilawatil Qur’an (Membaca Al-quran)

Al-quran merupakan petunjuk dan pedoman.

2. Dzikrullah (berdzikir, mengingat Allah)

Di manapun, kapanpun, dan di waktu yang khusus.

3. Sholat

Menyempurnakan yg wajib, memperbanyak yg sunnah.

4. Tawakkal

Menyerahkan segala urusan kepadaNya, berusaha menjadikan diri dan hati merasa aman bersamaNya

5. Sholawat kepada baginda nabi Muhammad SAW

Sebagai bukti kecintaan, mengharap syafaat.

8 Kiat Meningkatkan Keimanan

Iman kita mungkin sudah mulai luntur, ada beberapa kiat untuk meningkatkan kembali keimanan kita kepada Allah SWT. 

1. Qiyamullail. Menghidupkan malam dengan shalat tahajjud dan membaca Al-Qur`an. 

2. Menunaikan shalat shubuh berjamaah dan tepat waktu.
3. Membaca dan mentadaburkan Al-Qur`an. Sesungguhnya hati manusia itu membutuhkan siraman Al-Qur`an untuk memperoleh ketentraman dan ketenangan.
4. Menjauhi makanan dan minuman yang haram atau syubhat. 
5. Tekun bekerja karena Allah. 
6. Muraqabatullah (selalu merasa diawasi Allah).
7. Memberi manfaat kepada orang lain (nafi’un lighairihi). 
8. Berjihad di jalan Allah. 

5 Kiat Syukur

Sudahkah anda bersyukur ? 

ada 5 kiat bersyukur 

(aa Gym) 

1. Hati yakin semua nikmat hanyalah dari Allah, selain Allah itu hanyalah jalan untuk mendapatkan nikmat Allah.


2. Doa Alhamdulillah, lisan selalu memuji Allah. Hilangkan diri dari keinginan dipuji, karena semua yang membuat kita dipuji pastilah sumbernya Allah. Cerdas otak milik Allah, Kaya harta titipan Allah, ingin bersyukur pujilah Allah, kembalikan kepada Allah

3. Orang yang bersyukur kepada Allah adalah orang yang paling berterimakasih kepada sesama. Makin sering mengingat jasa orang, makin ingin berterimakasih, makin termasuk ahli syukur, dan itulah yang mengundang nikmat

4. Gunakan semua pemberian Allah untuk mendekat kepada pemberiNya.

5. Ceritakan nikmat ini, bukan agar kita dipuji tapi agar semua orang ingat kepada Allah yang Maha Terpuji.

Makna Bersih

(oleh AA Gym)

1. BERSIH ITU INDAH

Kita semua amat menyukai keindahan, dan ternyata kebersihan adalah salah satu kunci keindahan, apapun yang bagus dan indah akan segera pudar keindahannya ketika dibiarkan kotor tak terawat, baju bagus yang kotor tak indah, gigi yang rapi tapi kotor kuning juga jadi jelek, tubuh yang bagus namun kotor tak akan disukai, rumah yang megah dan kotor akan menjadi kumuh, demikianlah kotor selalu memperjelek sesuatu, termasuk kata kata kotor, pikiran kotor , perilaku yang kotor , harta yang kotor terutama sekali hati yang kotor akan memperburuk dan menghinakan seseorang 

2. BERSIH ITU SEHAT

Kita semua ingin hidup sehat karena kesehatan yang baik membuat kita lebih bisa menikmati hidup ini, dan Alloh memperlihatkan bahwa tempat, makanan, pakaian, atau pola hidup termasuk harta yang tak bersih alias kotor bisa menjadi racun yang amat mudah mengundang pelbagai penyakit baik penyakit lahir dan penyakit bathin. Dengan kata lain siapapun yang tak serius menjaga kebersihan adalah sama dengan membiarkan penyakit akan menyerang, membuat hidup berpenyakit berarti membuat hidup tak ternikmati, tak produktif ,hidup yang sengsara dan menyengsarakan.

3. BERSIH ITU MENYENANGKAN
kita amat menikmati suasana yang bersih, rapih teratur,nyaman dan menyenangkan, bernafas lega, pikiran menjadi ringan, pandangan mata sejuk, hatipun serasa lapang, akan terasa kepuasan bathin tersendiri, namun sangat berlainan halnya bila kita berada di tempat yang kotor, bau, semrawut, berantakan, niscaya tak pernah merasakan kenyamanan, hati tak tentram , pikiran terasa kian pusing dan ruwet, urusan serasa bertambah, dan bencana bisa datang tiba tiba..

4. BERSIH ITU BERMARTABAT
kita sering merasa takjub, terkesan dan amat menghargai Negara yang bersih, masjid yang bersih, pribadi yang bersih dan memang kebersihan bisa menjadi alat ukur kualitas martabat kehidupan seseorang jua sebuah Negara. Begitu pula Negara yang amat kotor tak terurus , termasuk suasana dan pribadi kotor akan menjadi citra dan pamor yang buruk. Tampaknya, kebiasaan bersih atau kotor akan sangat menentukan martabat kita sendiri.

5. BERSIH ITU TANDA KEIMANAN
Nabi Muhammad Saw. begitu bersih lahir dan bathinnya, giginya dibersihkan setiap usai makan dan berwudhu, kukunya dan rambut yang terawat, , badannya yang harum, rumahnya yang bersahaja namun amat rapih dan bersih, bahkan untuk mendekat kepada Alloh lewat sholat diawali dengan mensucikan diri berwudhu.. luar biasa. Sungguh bertaburan ayat yang menunjukan kecintaan Alloh Swt. kepada hamba yang gemar mensucikan dirinya, bahkan yang kelak akan bisa berjumpa dengan Alloh ternyata adalah orang yang memiliki Qolbun saliim, hati yang bersih selamat. Rosulpun meyakinkan ummatnya bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan demikian kita bisa mengukur kadar keislaman dan keimanan dengan selera, upaya dan kecintaan kita terhadap kehidupan yang bersih, lahir maupun bathin.